Halaman

15 Jun 2015

Adegan favorit di Kismet


Dia mengangkat tangan satunya, hingga kulihat payung lipatku ada di pegangannya. 
[Kismet, halaman 174]

Adegan favorit saya pada novel Kismet karya Nina Addison yang saya beli melalui Gramediana ini ada di halaman 174. Adegannya adalah ketika Alisya menjatuhkan payung tanpa sengaja, dan membuat Raka bersikeras bahwa mereka harus bicara mengenai hal ini. Adegan ini menggambarkan benang merah rangkaian peristiwa yang menghubungkan para tokoh di Kismet baik di masa lalu maupun masa depan. Siapa yang menyangka bahwa menjatuhkan payung adalah bagian dari rahasia kosmik yang memberi letupan kejutan di sana-sini dalam hidup seseorang.

Sebenarnya hal semacam ini juga sering kita alami pada kehidupan kita sehari-hari. Seandainya kita mau mencermati maka pasti ada saja kejadian ‘tanpa sengaja’ yang menjadi ‘benang merah’ terciptanya suatu hubungan. Misalnya, terlepas dari karakter kami yang bertolak belakang, saya bisa bersahabat erat dengan si A karena kebetulan kubikel kami letaknya bersebelahan di kantor. Atau, saya akhirnya bisa berpasangan dengan pasangan saya karena tanpa sengaja ketemu lagi melalui media sosial setelah lima tahun terpisah tanpa kabar berita. Dan masih banyak lagi contoh kejadian-kejadian tanpa sengaja yang sebenarnya saling berhubungan antara satu dan lainnya. Dan itulah yang namanya ‘Kismet’.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kuis #KismetGoodieBag
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar